PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah (Pj Sekda Kalteng), Linae Victoria Aden, mengatakan Kalteng Expo 2026 melibatkan 127 peserta. Panitia juga menyiapkan 203 stan dan tenda untuk mendukung kegiatan tersebut.
“Peserta berasal dari perangkat daerah, pemerintah kabupaten dan kota, instansi vertikal, BUMN, BUMD, perbankan, hingga pelaku UMKM dan ekonomi kreatif,” ujarnya di Bundaran Besar Palangka Raya, Minggu (17/5/2026).
Ia menjelaskan FBIM 2026 bertujuan mendorong pengembangan dan pelestarian budaya daerah. Kegiatan itu juga memperkuat promosi pariwisata Kalimantan Tengah.
Selain itu, FBIM 2026 mendorong pertumbuhan ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah pemersatu dalam semangat Falsafah Huma Betang.
Sementara itu, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menilai Kalteng Expo menjadi sarana promosi berbagai potensi dan produk unggulan daerah. Menurut dia, kegiatan itu dapat memperluas promosi daerah dan menarik minat investor.
“Kalteng Expo menjadi sarana promosi berbagai potensi dan produk unggulan daerah Kalimantan Tengah agar dikenal luas dan menarik minat investor,” tuturnya.
Dalam rangkaian kegiatan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng juga menghadirkan Pasar Rakyat. Pemprov Kalteng turut memberikan keringanan pajak kendaraan bermotor bagi kendaraan berpelat KH mulai 17 Mei hingga 22 Juli 2026.
“Keringanan pajak itu berupa pembebasan denda PKB sebesar 100 persen dan potongan pokok PKB bagi wajib pajak yang membayar lebih awal,” pungkasnya. (San/Uni)




