PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mulai menyalurkan sebanyak 600 ekor sapi kurban yang bersumber dari APBD murni Tahun 2025 ke seluruh kabupaten dan kota di wilayah tersebut. Bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian Pemprov terhadap masyarakat, terutama warga desa yang sangat membutuhkan.
Penyaluran ini merujuk pada Surat dari Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Nomor 400.9.1/415/DPMDes/V/2025 tertanggal 9 Mei 2025, yang mengatur secara rinci teknis pemberian bantuan sapi kurban untuk perayaan Iduladha tahun ini.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalteng, Aryawan, menegaskan bahwa proses distribusi sapi kurban akan tetap dilakukan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, meskipun ke depannya terdapat wacana penambahan jumlah bantuan.
“Distribusi 600 ekor sapi yang telah dialokasikan dalam APBD murni 2025 akan tetap dijalankan. Ini mencerminkan komitmen dan kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah-daerah yang membutuhkan perhatian lebih,” kata Aryawan dalam pernyataannya baru-baru ini.
Ia juga menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari penguatan nilai-nilai kebersamaan, budaya gotong royong, serta semangat berbagi yang sudah lama melekat dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah, termasuk di kalangan masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi nilai solidaritas.
“Gotong royong bukan hanya berlaku dalam adat istiadat, tetapi juga dalam kehidupan sosial serta keagamaan. Kami pastikan bantuan ini akan disalurkan dengan adil dan sesuai sasaran,” tegasnya.
Bantuan sapi kurban ini diharapkan dapat menjangkau hingga desa-desa terpencil, agar semua lapisan masyarakat dapat merasakan kebahagiaan dan makna Iduladha secara merata. Selain itu, Pemprov Kalteng juga tidak menutup kemungkinan untuk menambah jumlah bantuan kurban di masa mendatang demi mencakup desa-desa yang belum mendapat bantuan tahun ini. (Uni/Vgs)




