KUALA KURUN, HALODAYAK.COM–Menutup tahun 2025, Polres Gunung Mas (Gumas) mencatat capaian signifikan dalam penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan. Dalam Rilis Akhir Tahun Polda Kalimantan Tengah yang digelar secara virtual, Rabu (31/12/2025), Polres Gumas melaporkan keberhasilan menyelamatkan ribuan jiwa dari ancaman narkotika.
Rilis akhir tahun tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, dan diikuti seluruh jajaran Polres se-Kalteng. Dari Mapolres Gunung Mas, Kapolres AKBP Heru Eko Wibowo, memaparkan capaian kinerja 2025 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.
Capaian paling menonjol diraih Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Gumas. Sepanjang 2025, polisi mengungkap 33 kasus narkotika dengan 33 tersangka dan mengamankan barang bukti sabu seberat 441,1 gram.
Dari pengungkapan tersebut, Polres Gumas mengklaim berhasil menyelamatkan sekitar 2.206 jiwa dari bahaya peredaran narkoba di wilayah Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau. Keberhasilan ini menegaskan komitmen kepolisian dalam melindungi generasi muda dari ancaman zat terlarang.
Di bidang lalu lintas, Polres Gumas mencatat peningkatan angka kecelakaan sebesar 45 persen, dari 49 kasus pada 2024 menjadi 71 kasus sepanjang 2025. Meski demikian, kinerja penanganan perkara menunjukkan tren positif dengan 61 kasus berhasil diselesaikan hingga tuntas.
Sementara itu, Satuan Reserse Kriminal mencatat penurunan angka kriminalitas dari 52 kasus pada 2024 menjadi 46 kasus di 2025. Penurunan gangguan kamtibmas juga terjadi di sejumlah Polsek jajaran, seperti Manuhing, Kurun, dan Sepang, dengan tingkat penyelesaian perkara mendekati 100 persen.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo menegaskan, seluruh capaian tersebut merupakan hasil kerja keras personel serta dukungan aktif masyarakat. Ia menekankan pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama kepolisian.
“Rilis akhir tahun ini adalah wujud transparansi kami kepada publik. Keberhasilan menyelamatkan ribuan jiwa dari narkoba menjadi capaian penting, sementara peningkatan laka lantas akan menjadi bahan evaluasi serius untuk memperkuat edukasi dan penegakan keselamatan berlalu lintas ke depan,” tegas Kapolres.
Dari sisi internal, sepanjang 2025 Polres Gumas mencatat satu kasus pelanggaran kode etik dan tiga pelanggaran disiplin, tanpa adanya tindak pidana yang melibatkan anggota. Memasuki 2026, Polres Gunung Mas berkomitmen memperkuat patroli dialogis dan fungsi cooling system guna menjaga stabilitas keamanan secara berkelanjutan.(Had/Hdk)
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo bersama Pejabat Utama (PJU) Polres Gunung Mas mengikuti rilis akhir tahun Polda Kalimantan Tengah yang digelar secara virtual dan diikuti seluruh Polres, Rabu (31/12/2025). (Foto: Humas Polres Gumas)
Polres Gumas Kawal Distribusi MBG, Perkuat Keamanan Jelang Tahun Baru
KUALA KURUN, HALODAYAK.COM–Kepolisian Resor Gunung Mas terus berkomitmen mendukung program kesehatan nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan menjelang pergantian tahun melalui Operasi Simpatik pengawalan distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (30/12/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Polwan senior Bripka Milayeni, didampingi Bripda Furtonela Aprilia dan Bripda Yudha B. Pengamanan diawali dengan pemantauan langsung dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna memastikan standar kebersihan, kualitas menu, dan kesiapan distribusi MBG.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Bripka Milayeni, menegaskan bahwa keterlibatan personel Polwan di lapangan merupakan wujud pelayanan Polri yang humanis dan multifungsi. Kehadiran personel diharapkan dapat menjamin kelancaran distribusi sekaligus menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
“Kami turun langsung memastikan pendistribusian MBG berjalan lancar serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif menjelang malam pergantian tahun 2026,” ujar Bripka Milayeni.
Selain fokus pada pengawalan MBG, petugas juga memberikan imbauan kepada pedagang kembang api agar mematuhi prosedur keselamatan dan aturan penjualan. Langkah ini dilakukan guna mencegah potensi insiden yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Bripka Milayeni menambahkan, sosialisasi tersebut bertujuan menekan potensi gangguan kamtibmas akibat penggunaan petasan dan kembang api berbahaya yang tidak sesuai ketentuan.
Dalam pengawalan tersebut, MBG didistribusikan ke sejumlah titik, antara lain TK Pembina Kuala Kurun, MTs Nurul Yaqin, serta Posyandu Kemala. Pengamanan ketat dilakukan untuk memastikan bantuan gizi bagi pelajar dan balita diterima dalam kondisi baik dan tepat sasaran.
Kehadiran para Polwan Polres Gumas mendapat respons positif dari pihak sekolah, petugas Posyandu. Masyarakat merasa terayomi oleh kehadiran polisi yang humanis dan responsif dengan segala rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. (Had/Hdk)




