PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Bank Kalteng mulai memperluas bisnis ke level nasional dengan membuka kantor fungsional di Jakarta. Langkah itu tidak hanya menjadi bagian dari ekspansi perbankan, tetapi juga strategi memperkuat jejaring bisnis dan memperkenalkan potensi Kalimantan Tengah di pusat ekonomi nasional.
Direktur Utama Bank Kalteng, Maspliansyah, mengatakan kantor di Jakarta memiliki tiga fungsi utama sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Menurutnya, fungsi pertama ialah sebagai kantor perwakilan untuk memperkuat hubungan dengan pemerintah pusat dan berbagai otoritas keuangan nasional.
“Jadi saya sampaikan, itu kantor fungsional. Fungsinya ada tiga. Yang pertama sebagai kantor perwakilan kita. Artinya, bagaimanapun Jakarta itu pusat pemerintahan dan kita selalu berhubungan dengan otoritas serta pemerintah pusat, sehingga kita perlu menempatkan perwakilan di Jakarta,” ucapnya saat diwawancarai usai kegiatan di Kantor Gubernur Kalteng, Sabtu (23/5/2026).
Selain menjadi representasi Bank Kalteng di pusat pemerintahan, kantor tersebut juga akan berfungsi sebagai kantor pemasaran untuk memperluas akses sumber pendanaan dan potensi bisnis nasional.
Maspliansyah mengatakan keputusan membuka kantor di Jakarta didasari besarnya perputaran likuiditas nasional yang terkonsentrasi di ibu kota.
“Seperti kita ketahui, salah satu rencana strategis kita adalah punya kontribusi di level nasional. Dana likuiditas di Indonesia itu beredar kurang lebih 70 persen di Jakarta. Dengan keberanian dan keseriusan membuka kantor di sana, artinya kita membangun jejaring,” katanya.
Ia menilai kantor perwakilan di Jakarta akan membuka peluang untuk memperoleh dana korporasi dan kerja sama bisnis yang selama ini terpusat di ibu kota.
“Nah sehingga dana-dana, terutama dari korporasi dan potensi bisnis korporasi itu bisa kita dapatkan kalau kita punya kantor perwakilan di Jakarta,” lanjutnya.
Selain untuk kepentingan bisnis perbankan, Bank Kalteng juga mengarahkan fungsi ketiga kantor tersebut sebagai ruang promosi dan diplomasi ekonomi Kalimantan Tengah.
Maspliansyah menjelaskan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota nantinya bisa memanfaatkan kantor itu untuk kegiatan diskusi, workshop, hingga promosi potensi daerah.
“Itu akan menjadi semacam kantor promosi. Bukan hanya untuk Bank Kalteng sebagai badan usaha, tetapi juga bagi Kalimantan Tengah. Nantinya menjadi tempat workshop dan diskusi terkait potensi pengembangan ekonomi di Kalimantan Tengah,” jelasnya.
Ia memastikan Bank Kalteng telah menyiapkan fasilitas pendukung, seperti ruang pertemuan, agar berbagai pihak bisa memanfaatkan kantor tersebut.
“Di sana ada ruang meeting dan sebagainya. Jadi kita akan persilakan pemerintah provinsi maupun kabupaten-kota memanfaatkan keberadaan kantor ini,” tuturnya.
Maspliansyah menegaskan Jakarta menjadi langkah awal dari visi besar Bank Kalteng untuk memperluas pengenalan perusahaan di tingkat nasional.
“Kita punya visi ke depan ingin Bank Kalteng dikenal luas secara nasional. Untuk titik pertama dan langkah pertama kita masuk ke Jakarta,” ujarnya.
Menurutnya, keputusan itu menjadi simbol keseriusan dan keberanian Bank Kalteng memasuki pusat aktivitas keuangan Indonesia.
“Sekali lagi, ini menunjukkan keseriusan kita. Bukan hanya keseriusan, tetapi juga keberanian untuk masuk ke episentrum keuangan nasional,” pungkasnya. (Uni/Red)




