23.4 C
Palangkaraya
spot_img

BGN Pastikan MBG di Kalteng Tepat Aturan, Efek Ekonomi Berantai Jadi Sorotan

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan tata kelola. Sehingga petunjuk teknis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai ketentuan.

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN, Letjen Dadang Hendrayuda, menjelaskan  MBG tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan bergizi. Program tersebut juga mendorong terciptanya multiplier effect bagi perekonomian daerah.

“MBG mampu menggerakkan UMKM dan membuka lapangan kerja. Program ini melibatkan petani, peternak, pelaku katering, dan sektor logistik. Selain itu, MBG turut memperkuat sistem pangan lokal,” ucapnya saat audiensi evaluasi MBG bersama Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, di Ruang Rapat Wakil Gubernur, Rabu (21/1/2026).

Untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan program, BGN mendorong kesamaan pandangan antara Forkopimda dan pemerintah daerah. Dadang meminta Pangdam, Kapolda, Dandim, dan Kapolres terlibat aktif dalam pengawasan. Pengawasan difokuskan pada kualitas gizi makanan.

“Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan swasta harus berjalan baik. Pemerintah daerah juga harus memastikan ketersediaan bahan pangan. Karena menilai pengawasan menjadi kunci agar manfaat MBG benar-benar dirasakan masyarakat,”tegas Dadang.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyatakan Pemprov Kalimantan Tengah terus memperkuat koordinasi lintas sektor. Pemprov juga memprioritaskan percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pembangunan tersebut ditargetkan menjangkau seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Untuk mendukung pasokan pangan, Pemprov Kalteng membangun Rice Milling Plant (RMP) di Desa Lampuyang, Kotawaringin Timur. Pemerintah daerah juga mengembangkan Rice Milling Unit dan Rice to Rice di Pulang Pisau. Selain itu, pemprov menyiapkan pabrik pakan ternak di Parenggean. Sentra hortikultura juga dikembangkan di Kalampangan dan Pulang Pisau.

Namun demikian, Wagub mengakui kondisi geografis Kalteng masih menjadi tantangan distribusi MBG. Sejumlah wilayah terpencil sulit dijangkau, begitu juga sinergi bersama BGN dapat mengatasi hambatan tersebut.

“Kami mengapresiasi kunjungan ini. Kegiatan ini memberi semangat bagi kami untuk terus mendukung program Presiden. Khususnya Program Makan Bergizi Gratis di Kalteng,” pungkas Wagub.(Uni/Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir