PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya mencanangkan Sensus Ekonomi (SE) 2026 sekaligus membuka pelatihan petugas sensus di Aula Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Selasa (9/6/2026).
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mengatakan kegiatan tersebut menunjukkan komitmen bersama untuk menyukseskan pendataan ekonomi di Kota Palangka Raya.
“Kegiatan hari ini menyatukan langkah dan komitmen kita untuk menyukseskan Sensus Ekonomi 2026. Hasil pendataan nantinya akan menggambarkan kondisi ekonomi daerah,” ujarnya.
Zaini menyebut perekonomian Kota Palangka Raya pada triwulan I 2026 tumbuh 5,94 persen secara tahunan (year on year/yoy) berdasarkan rilis BPS. Angka tersebut melampaui rata-rata nasional. Kota Palangka Raya juga mencatat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kalimantan Tengah.
Ia menginstruksikan seluruh perangkat daerah, camat, dan lurah untuk mendukung pelaksanaan sensus ekonomi. Menurutnya, petugas hanya mengumpulkan data untuk kebutuhan statistik dan penyusunan gambaran ekonomi makro. Karena itu, masyarakat tidak perlu ragu memberikan informasi yang dibutuhkan.
Kepala BPS Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul, mengatakan Sensus Ekonomi 2026 merupakan sensus ekonomi kelima yang berlangsung setiap 10 tahun.
BPS akan mengerahkan 120 petugas mitra untuk melakukan pendataan secara door to door mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
“Kami berharap seluruh pihak, terutama camat dan lurah, mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 agar berjalan lancar dan menghasilkan data yang berkualitas,” pungkasnya. (San/Uni)




