SUKAMARA, HALODAYAK.COM – Setiap akhir pekan, pusat keramaian di Kota Sukamara berubah menjadi ruang publik yang dinamis dan penuh interaksi. Program Car Free Day (CFD) yang digagas Pemerintah Kabupaten Sukamara kini menjadi ajang yang dinanti warga, karena memadukan aktivitas olahraga, promosi ekonomi lokal, dan pelayanan publik langsung di tengah masyarakat.
Program mingguan ini mencerminkan komitmen kuat dari Bupati Sukamara, H. Masduki, dalam merancang kebijakan yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
“CFD tidak sekadar menutup ruas jalan dari kendaraan bermotor. Ini adalah upaya membuka ruang bagi masyarakat agar lebih sehat, mendukung geliat ekonomi kerakyatan, serta memperkuat akses terhadap layanan publik,” kata Bupati Masduki saat menghadiri CFD pada Minggu (25/5/2025).
Selama berlangsungnya CFD, antusiasme warga tampak tinggi. Warga dari berbagai usia ikut serta dalam kegiatan senam massal, jogging, hingga bersepeda santai. Sementara di sepanjang jalan yang ditutup sementara, puluhan pelaku UMKM lokal menjajakan beragam produk seperti makanan, minuman, kerajinan tangan, dan hasil produksi rumah tangga lainnya, menjadikan CFD sebagai ajang promosi sekaligus peningkatan pendapatan usaha kecil.
Selain kegiatan ekonomi dan olahraga, CFD juga menghadirkan dimensi pelayanan publik yang lebih dekat dengan warga. Sejumlah instansi pemerintah daerah memanfaatkan momen ini untuk membuka pos layanan langsung di lokasi kegiatan. Mulai dari layanan administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan, hingga penyuluhan program BPJS dan Dinas Sosial, seluruhnya hadir memberikan pelayanan yang mudah diakses dan informatif.
“Ini adalah bentuk nyata pelayanan yang proaktif dan responsif, menyentuh langsung kebutuhan masyarakat di lapangan,” imbuh Masduki.
Dengan pendekatan yang mengedepankan kolaborasi dan keterlibatan aktif masyarakat, Car Free Day di Sukamara telah berkembang menjadi lebih dari sekadar agenda rekreasi mingguan. Ia kini menjadi simbol gerakan berkelanjutan menuju kota yang sehat, dengan ekonomi lokal yang tumbuh dan pelayanan publik yang semakin inklusif—sejalan dengan visi Bupati H. Masduki dalam mewujudkan Sukamara yang maju, merata, dan humanis. (Uni/Vgs)




