22.7 C
Palangkaraya
spot_img

DPRD Gumas Imbau Festival Budaya Mihing Manasa Jadi Simbol Kearifan Lokal

KUALA KURUN, HALODAYAK.COM-Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) 2025 diharapkan tak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga simbol penguatan kearifan lokal dan identitas budaya masyarakat Dayak di Kabupaten Gunung Mas.

Ketua Komisi III DPRD Gumas, Iceu Purnamasari, menyampaikan hal tersebut saat dimintai tanggapan, Selasa (24/6/2025). Menurutnya, FBMM memuat nilai-nilai religius, tradisi leluhur, serta menjadi ruang pertemuan lintas generasi dalam merawat budaya.

“Festival ini bukan hanya pertunjukan seni dan adat, tetapi juga media untuk membangun rasa bangga dan cinta terhadap tradisi sendiri. Ini penting agar generasi muda tumbuh dengan kesadaran menjaga jati diri daerah,” tegas politisi Partai Golkar itu.

Iceu juga mendorong keterlibatan aktif pemuda dalam setiap rangkaian FBMM, sebagai bentuk regenerasi pelestarian budaya Dayak agar tetap hidup dan relevan di tengah arus modernisasi.

Senada, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Gumas, Hansli Gonak melalui Kabid Kesenian, Ahmadi, mengatakan FBMM merupakan manifestasi nyata dari pelestarian adat-istiadat Dayak di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

“FBMM adalah wadah ekspresi dan pelestarian budaya Dayak. Kami terus mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tradisi sebagai bagian dari identitas Gunung Mas yang tak terpisahkan,” ujar Ahmadi.

Festival ini diharapkan dapat menjadi kekuatan budaya yang mempererat persatuan masyarakat serta memperkuat daya tarik wisata berbasis kearifan lokal. (Had/Hdk)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir