Forkopimda Gumas Perketat Karhutla, Kapolres: Hotspot Wajib Dicek ke Lapangan

KUALA KURUN, HALODAYAK.COM–Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Gunung Mas menjadi perhatian serius jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Patroli dan koordinasi lintas instansi diperkuat untuk memastikan setiap potensi kebakaran dapat dideteksi dan ditangani sedini mungkin.

Penguatan penanganan Karhutla dilakukan di Kecamatan Tewah dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Polres Gunung Mas, Kodim 1018/Gunung Mas, Satpol PP, BPBD, serta unsur terkait. Kegiatan tersebut diikuti Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong bersama unsur Forkopimda dan personel lintas instansi.

Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi meminta seluruh jajaran tidak lengah menghadapi potensi Karhutla. Patroli harus diintensifkan pada waktu rawan, terutama ketika suhu meningkat hingga malam dan dini hari, dengan mencermati kondisi cuaca, suhu, serta kemunculan titik panas.

“Patroli juga diintensifkan pada waktu-waktu rawan, termasuk saat suhu meningkat hingga malam dan dini hari. Setiap titik panas atau hotspot yang terpantau tidak boleh hanya menjadi data di atas kertas, tetapi harus segera diverifikasi di lapangan,” tegas Kapolres melalui Kasihumas Polres Gumas Ipda Abner, Jumat (28/8/2026).

Selain memastikan kebenaran titik hotspot, Kapolres meminta data diperbarui secara berkala dan dilengkapi informasi kondisi faktual di lapangan. Jajaran juga diminta mengompilasi data 15 lokasi bantuan sumur bor dari Presiden, baik yang telah maupun akan dibangun, mencakup lokasi, status pembangunan, kondisi teknis, hingga kesiapan operasional untuk mendukung pemadaman Karhutla.

Kapolres juga menekankan pentingnya melibatkan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta relawan desa. Dari sisi penegakan hukum, data dugaan pelaku Karhutla harus terus diperbarui dan setiap temuan patroli wajib dilengkapi. Sinergi pemerintah, TNI-Polri, BPBD dan masyarakat menjadi kunci memutus Karhutla sejak dini. (Had/Hdk)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir