26.1 C
Palangkaraya
spot_img

Gebyar Kuliner Pecinaan Meriahkan Palangka Raya, Dorong UMKM dan Pariwisata Kalteng

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Suasana yang berbeda tampak di Gedung Tambun Bungai, Palangka Raya, saat deretan stan kuliner dengan nuansa khas Pecinaan Jakarta menarik perhatian pengunjung. Sajian-sajian otentik yang ditawarkan tak hanya menggugah selera, tetapi juga menciptakan daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang hadir.

Acara yang sebelumnya sempat viral di media sosial ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung. Kehadiran para pejabat tersebut menjadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan ekonomi kreatif serta sektor pariwisata di Kalimantan Tengah.

Gubernur Agustiar Sabran menilai bahwa kegiatan festival kuliner ini memiliki nilai strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkenalkan potensi wisata daerah ke khalayak luas.

“Bagus, selain menggiatkan perekonomian secara luas, juga mempromosikan pariwisata kita,” ujarnya setelah meninjau sejumlah stan kuliner dan berinteraksi dengan para pengunjung, Sabtu (16/8/2025).

Senada dengan hal tersebut, Wakil Gubernur Edy Pratowo menyambut baik pelaksanaan event kuliner ini. Menurutnya, kehadiran sajian khas Pecinaan Jakarta menjadi angin segar yang menambah keberagaman budaya kuliner di Kalimantan Tengah.

“Mudah-mudahan menambah khasanah dan daya tarik, bahwa Kalteng juga sepatutnya diperkenalkan,” ungkapnya.

Sementara itu, Plt Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, menilai bahwa keberadaan kuliner khas dari luar daerah seperti Pecinaan Jakarta memberikan warna baru bagi industri kuliner lokal. Ia memandang acara ini sebagai kesempatan berharga untuk belajar sekaligus membuka peluang bagi pengembangan UMKM daerah.

“Kita bisa kembangkan di Palangka Raya, baik dari segi rasa, packaging, maupun kualitas. Yang penting bisa diterima masyarakat kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Leonard juga menekankan pentingnya menjadikan kegiatan serupa sebagai ajang temporer yang berkelanjutan. Menurutnya, pelaku UMKM di Kalteng perlu diberikan ruang untuk naik kelas melalui transfer ilmu dan pengalaman dari pelaku usaha yang telah lebih dulu sukses secara nasional.

“Ke depan, bagus kalau temporer. Kita harus bisa menaikkan kelas UMKM. Kalau produk orang bisa menasional, berarti ada trik yang bisa kita pelajari. Ini pembelajaran dan transfer pengetahuan bagi UMKM kita,” pungkasnya. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir