GP Ansor Kalteng Cetak Kader Militan Lewat PKL dan DTD Banser

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda Islam yang tangguh, militan, dan siap bersaing di berbagai bidang. Melalui penyelenggaraan Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) Ansor dan Diklatsar (DTD) Banser se-Kalteng, semangat kebersamaan dan pengabdian untuk daerah kembali digelorakan.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu (1–3 Agustus 2025). Pembukaan akan dilaksanakan di Aula Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, sementara pelatihan inti dipusatkan di Asrama Haji Palangka Raya.

Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Kalteng, Arjoni, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program pelatihan biasa. Lebih dari itu, ini merupakan bagian dari upaya konsolidasi kader muda Nahdliyin agar lebih siap menghadapi tantangan zaman, sekaligus tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Tema besar yang kita usung tahun ini adalah ‘Ansor Satu Komando, Bergerak Bermanfaat Wujudkan Kalteng Berkah Kalteng Maju’. Kita ingin mencetak kader-kader Ansor dan Banser yang tidak hanya kuat secara ideologi, tetapi juga tangguh dalam kerja nyata,” tegas Arjoni.

Selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan sejumlah fasilitas seperti seragam resmi, konsumsi, sertifikat, serta akses jejaring relasi antarkader. Namun, untuk bisa mengikuti kegiatan ini, peserta harus memenuhi persyaratan tertentu.

Beberapa kriteria yang harus dipenuhi antara lain: peserta adalah laki-laki Muslim berusia 20–45 tahun, telah menginstal aplikasi SIApps, serta telah mengikuti dan lulus PKD/DTD (untuk peserta PKL Ansor). Sementara peserta dari badan otonom NU lainnya, seperti IPNU dan PMII, diwajibkan memiliki pengalaman pelatihan yang setara.

Selain itu, peserta juga diminta untuk membawa perlengkapan pribadi seperti kemeja putih, celana hitam, peci, pakaian olahraga, serta surat rekomendasi dari pengurus PAC maupun PC GP Ansor setempat.

Kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang kaderisasi, tetapi juga momentum untuk menyatukan langkah dan visi pemuda NU di Kalimantan Tengah. Dalam dinamika kehidupan berbangsa yang semakin kompleks, kehadiran kader-kader militan dan berintegritas menjadi kebutuhan mendesak.

GP Ansor Kalteng berharap, dari kegiatan ini akan lahir kader-kader yang tidak hanya loyal terhadap organisasi, tetapi juga mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.

“Kami ingin para kader ini siap tampil dalam berbagai aktivitas sosial, dakwah, maupun kerja-kerja strategis untuk kemajuan daerah. Mereka adalah bagian dari wajah masa depan Kalimantan Tengah yang lebih berkah dan maju,” pungkas Arjoni. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir