26.1 C
Palangkaraya
spot_img

Gubernur Kalteng Minta Masyarakat Awasi Distribusi BBM, SPBU Nakal Terancam Dicabut Izin

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, meminta masyarakat berperan aktif mengawasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini untuk mencegah praktik penimbunan.

Menurutnya, pengawasan distribusi BBM bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum. Peran masyarakat juga diperlukan sebagai kontrol sosial di lapangan.

“Saya meminta masyarakat ikut mengawasi BBM di SPBU. Tujuannya agar tidak terjadi penimbunan, baik oleh pihak SPBU maupun di masyarakat,” tegasnya, saat diwawancarai, Kamis (2/4/2026).

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyimpangan distribusi BBM.

“Jika melihat atau mengetahui ada oknum yang menimbun BBM, segera laporkan kepada pihak berwajib,” ujarnya.

Gubernur juga menekankan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah akan bertindak tegas. Sanksinya termasuk pencabutan izin operasional SPBU yang terbukti melanggar.

“SPBU yang berani menimbun BBM akan kami cabut izinnya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agustiar memastikan ketersediaan BBM di Kalimantan Tengah masih aman dan terkendali. Karena itu, masyarakat diminta tidak panik.

“Untuk saat ini aman. Masyarakat tidak perlu panik,” katanya.

Meski demikian, pemerintah tetap melakukan pengawasan intensif bersama instansi terkait. Tujuannya memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.

Ia berharap sinergi antara pemerintah, aparat, pelaku usaha, dan masyarakat terus terjaga. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas distribusi energi di Kalteng. (Uni/Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir