22.7 C
Palangkaraya
spot_img

Gubernur Kumpulkan Pimpinan Perguruan Tinggi Bahas Penguatan Pendidikan Kalteng

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Suasana penuh keakraban terasa di Istana Isen Mulang belum lama ini ketika Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Agustiar Sabran mengadakan pertemuan silaturahmi dengan para pimpinan perguruan tinggi se-Kalteng. Agenda tersebut berlangsung dalam atmosfer hangat dan diwarnai diskusi mendalam mengenai arah pengembangan pendidikan tinggi di Bumi Tambun Bungai.

Kegiatan yang mengusung tema Silaturahmi Pimpinan Perguruan Tinggi bersama Gubernur Kalimantan Tengah dalam Rangka Meningkatkan Kualitas dan Mutu Pendidikan yang Berkelanjutan itu menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi. Para rektor serta ketua perguruan tinggi berkumpul guna mempertegas komitmen bersama dalam memperluas pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah.

Salah satu pembahasan pokok dalam forum tersebut adalah percepatan pelaksanaan program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana. Program ini diharapkan dapat membuka pintu lebih besar bagi generasi muda, khususnya yang tinggal di pelosok, agar memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

“Karena itu, perguruan tinggi memiliki posisi penting sebagai garda terdepan dalam mencetak SDM unggul bagi Kalteng. Sinergi antara pemerintah, kampus negeri, dan kampus swasta harus terus diperkuat,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.

Di sisi lain, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung menegaskan kembali komitmen Gubernur Agustiar dalam mengawal berbagai kebijakan strategis di sektor pendidikan, kebudayaan, dan keagamaan. Ia menyebutkan bahwa setiap program dirancang agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Leonard menuturkan bahwa semangat pemerataan itu tercermin melalui program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang memberikan manfaat sebesar Rp2 juta untuk setiap penerima. Bantuan tersebut tidak sebatas digunakan untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga diarahkan guna mendukung pembiayaan pendidikan serta peningkatan kualitas hidup.

“Bapak Gubernur selalu mengingatkan bahwa pembangunan jangan dimulai dari kota yang sudah maju, melainkan harus bergerak dari daerah terpencil terlebih dahulu. Karena itu, seluruh data sasaran program telah difokuskan agar wilayah tertinggal menjadi prioritas utama pemerintah,” tegasnya. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir