PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran menyambut langsung kunjungan kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pada kesempatan ini, penyambutan berlangsung di VIP Room Isen Mulang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (22/1/2026).
Dengan demikian, kunjungan tersebut menandai dimulainya langkah tegas pemerintah pusat dalam menertibkan kawasan hutan di Kalteng.
Rombongan Satgas PKH berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, menuju Palangka Raya. Dalam perjalanan tersebut, rombongan menggunakan pesawat TNI AU Boeing A-7308. Oleh karena itu, kehadiran Satgas PKH menunjukkan keseriusan lintas kementerian dan lembaga dalam penegakan hukum kehutanan.
Gubernur Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo dan Plt. Sekda Leonard S. Ampung. Selain itu, sejumlah kepala OPD dan instansi vertikal turut hadir. Selanjutnya, unsur Forkopimda juga mengikuti kegiatan ini, di antaranya Pangdam XXII/Tambun Bungai, Kajati Kalteng, dan Kabinda Kalteng.
Sekitar 50 orang tergabung dalam rombongan Satgas PKH. Secara umum, mereka berasal dari berbagai institusi strategis. Di antaranya, BPKP, Kejaksaan, Kabareskrim, Kementerian ESDM, BAIS, BIG, MIND ID, serta unsur media.
Bersama Kasum TNI Letjen TNI Richard Taruli H. Tampubolon, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kabupaten Murung Raya. Kemudian, sejumlah pejabat tinggi nasional turut serta. Di sisi lain, kehadiran mereka memperkuat koordinasi di lapangan.
Mereka antara lain Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah dan Kabareskrim Komjen Pol Syahardiantono. Selain itu, Kepala BIG Muh. Aris Marfai, Waka BAIS TNI Mayjen TNI Bosco Haryo Y., serta perwakilan Kepala BPKP juga ikut dalam agenda tersebut.
Selanjutnya, rombongan menjadwalkan pemasangan plang penguasaan Satgas PKH. Pemasangan dilakukan di area PT Asmin Koalindo Tuhup. Dengan langkah ini, pemerintah menegaskan komitmen penertiban kawasan hutan di Kalteng.
Di sela penyambutan, Gubernur menyampaikan apresiasi atas kunjungan kerja Satgas PKH. Pada prinsipnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh penertiban kawasan hutan. Oleh sebab itu, pemerintah daerah menilai langkah ini penting untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kepastian hukum.
“Yang jelas ini tamu kita. Karena itu, sebagai tuan rumah kita harus menangani dengan baik. Pada akhirnya, jati diri bangsa Indonesia adalah silaturahmi. Itu segalanya dan menjadi budaya kita,” pungkas Gubernur Agustiar Sabran. (Uni/Red)




