PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam setiap aspek kehidupan. Menurutnya, sifat-sifat mulia seperti kejujuran, amanah, kecerdasan, serta keberanian yang dimiliki Rasulullah merupakan dasar utama dalam membentuk karakter prajurit Tambun Bungai yang tangguh sekaligus berakhlak mulia.
“Rasulullah Muhammad SAW bukan hanya seorang nabi, tetapi juga pemimpin sejati, panglima perang yang cerdas, serta sosok teladan dalam segala sisi kehidupan. Prinsip-prinsip kejujuran, amanah, kecerdasan, dan keberanian menyampaikan kebenaran menjadi pilar kuat yang wajib kita jadikan panutan,” ujar Agustiar saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Senin malam (22/9/2025), di Palangka Raya.
Ia menyampaikan bahwa tema peringatan kali ini, “Keteladanan Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit Tambun Bungai yang PRIMA,” sangat tepat dengan kondisi dan tantangan zaman saat ini. Dikatakannya, seorang prajurit harus memiliki integritas tinggi, kedisiplinan kuat, serta keberanian dalam menjaga kedaulatan bangsa secara penuh tanggung jawab.
Agustiar mengungkapkan bahwa karakter prajurit Tambun Bungai idealnya mencerminkan kekuatan fisik yang mumpuni namun tetap dilandasi akhlak mulia. Kombinasi karakter tersebut diyakininya akan menjadikan prajurit tidak hanya dihormati, tetapi juga dicintai masyarakat Kalimantan Tengah.
“Jadilah prajurit yang profesional, disiplin, dan humanis. Tunjukkan bahwa kalian adalah bagian dari masyarakat yang selalu siap hadir, melindungi, dan membantu kapan pun dibutuhkan,” pesan Agustiar kepada para prajurit.
Lebih lanjut, Gubernur berharap agar peringatan Maulid Nabi ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menumbuhkan semangat kebersamaan. Ia optimistis bahwa dengan meneladani Rasulullah, masyarakat Kalteng dapat bersama-sama membangun daerah yang religius, harmonis, dan makmur.
“Dengan menjadikan Rasulullah sebagai teladan utama, saya yakin kita bisa mewujudkan Kalimantan Tengah yang religius, rukun, dan sejahtera,” tutup Agustiar Sabran. (Uni/Vgs)




