PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Palangka Raya pada 2025 mencapai 70,24 dengan kategori sedang. Angka tersebut meningkat dibandingkan 2024 yang tercatat 65,89.
Capaian ini sekaligus memenuhi target Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) RI.
“Peningkatan IKLH merupakan hasil kerja lintas sektor dalam menjaga kualitas lingkungan. Semua pihak berperan aktif melalui koordinasi dan kerja sama untuk menjaga kualitas lingkungan di Kota Palangka Raya,” kataPelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palangka Raya, Berlianto, Selasa (27/1/2026).
Ia menjelaskan, IKLH 2025 didukung beberapa indikator utama. Indeks Kualitas Air (IKA) tercatat 55,04. Indeks Kualitas Udara (IKU) mencapai 77,71. Sementara itu, Indeks Kualitas Lahan (IKL) berada di angka 82,52. Data tersebut menunjukkan perbaikan kualitas lingkungan yang berkelanjutan.
Berlianto menegaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya terus meningkatkan IKLH agar kualitas lingkungan kota semakin baik setiap tahun.
“Kami terus mengupayakan peningkatan IKLH. Upaya ini mencerminkan komitmen pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan IKLH tidak hanya mencerminkan kinerja pemerintah daerah. Capaian tersebut juga menunjukkan peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan dan mengendalikan pencemaran lingkungan.
Pemerintah Kota Palangka Raya memprioritaskan pengelolaan sampah agar tidak mencemari sungai. Selain itu, pemerintah juga melakukan pemantauan serta pembinaan terhadap pelaku usaha agar mematuhi aturan lingkungan.
“Kami mendorong pengelolaan lingkungan berkelanjutan, meningkatkan edukasi masyarakat, dan memperkuat kebijakan lingkungan. Kami optimistis Palangka Raya dapat mewujudkan lingkungan kota yang sehat dan berkualitas,” pungkasnya. (San/Uni)




