23.4 C
Palangkaraya
spot_img

Industri Sawit Didorong Menjadi Pilar Ketahanan Pangan Peternakan Kalteng

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mendorong peran industri kelapa sawit agar menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan, khususnya pada sektor peternakan. Perkebunan sawit dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung ketersediaan pakan ternak sekaligus pengembangan sistem integrasi peternakan yang berkelanjutan.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, menyampaikan bahwa penerapan program Sistem Integrasi Sapi Sawit (SISKA) mengusung konsep saling menguntungkan antara sektor perkebunan dan peternakan. Limbah hasil pengolahan sawit dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sementara kotoran ternak dapat digunakan sebagai pupuk organik sehingga mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.

“Di samping itu, perusahaan-perusahaan sawit juga didorong untuk menyediakan Bungkil Inti Sawit (BIS) sebagai bahan baku bagi pabrik pakan ternak. Upaya ini diharapkan dapat menekan biaya produksi peternakan di daerah,” ujarnya, Jumat (19/12/2025).

Pemprov Kalteng menilai keterlibatan aktif industri sawit merupakan solusi konkret untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor peternakan. Sinergi antara kedua sektor tersebut juga sejalan dengan upaya mendorong penerapan konsep industri sawit yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Integrasi antara perkebunan sawit dan peternakan diyakini mampu memperkuat perekonomian daerah serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Model pengembangan ini dinilai sesuai dengan karakteristik dan potensi wilayah Kalimantan Tengah.

“Saya berharap ke depan komitmen industri sawit semakin kuat. Dukungan tersebut sangat penting dalam mewujudkan swasembada pangan yang berbasis pada potensi lokal,” pungkasnya. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir