PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Isen Mulang FC menegaskan kehadirannya di kompetisi sepak bola nasional bukan untuk menggantikan Kalteng Putra. Klub tersebut hadir sebagai entitas profesional yang diharapkan melanjutkan geliat sepak bola Kalimantan Tengah hingga menembus level nasional dan internasional.
Sekretaris Umum Asprov PSSI Kalteng, Sigit Widodo, mengatakan Isen Mulang FC memiliki tata kelola yang sejajar dengan klub Liga 1 lainnya. Menurut dia, setiap entitas memiliki peran dan fungsi masing-masing dalam ekosistem sepak bola nasional.
“Isen Mulang FC merupakan entitas yang berdiri secara independen dan memiliki orientasi profesional. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya membangun sepak bola Kalteng sesuai arahan Gubernur Kalteng,” katanya, Kamis (27/8/2026) malam.
Sigit mengatakan Isen Mulang FC memberikan kesempatan kepada masyarakat Kalteng untuk menyaksikan pertandingan melawan klub-klub besar di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya.
Presiden Klub Isen Mulang FC, Eko Setiawan, mengatakan pihaknya hadir karena kecintaan terhadap sepak bola Kalteng. Ia menyebut Kalteng pernah memiliki tim yang berlaga di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 2019.
Menurut Eko, kerja sama dengan pemerintah provinsi tidak hanya berfokus pada kompetisi Liga 1. Isen Mulang FC juga ingin membangun ekosistem sepak bola dari level amatir hingga profesional.
Buka Jalan bagi Pemain Muda Kalteng
Eko berharap kehadiran Isen Mulang FC membuka jalan bagi pemain muda Kalteng untuk berkembang hingga memperkuat Tim Nasional Indonesia. Menurut dia, kompetisi profesional di daerah dapat memberikan motivasi baru bagi anak-anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola.
Eko juga menilai Isen Mulang FC dapat membuka peluang bagi talenta-talenta dari pelosok Kalteng. Anak-anak di daerah kini memiliki gambaran bahwa mereka dapat mengembangkan kemampuan di tanah kelahirannya hingga menembus kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
“Liga 1 di Kalteng tidak ada batasan. Isen Mulang FC ada di Kalteng. Kerja sama dengan Kalteng untuk membawa sepak bola ke kancah nasional hingga internasional,” tuturnya.
Dorong Perputaran Ekonomi Daerah
Kehadiran klub Liga 1 di Palangka Raya juga berpotensi memberikan dampak ekonomi di luar lapangan. Pertandingan kandang Isen Mulang FC melawan klub-klub besar dapat meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Eko menyebut kedatangan tim tamu dan pendukung dapat meningkatkan okupansi hotel, aktivitas kuliner, serta berbagai sektor usaha lainnya. Aktivitas tersebut juga dapat mendorong kreativitas dan memperbesar perputaran ekonomi daerah.
Di sisi lain, Isen Mulang FC menegaskan kehadirannya bukan untuk menghapus sejarah Kalteng Putra. Klub ini ingin meneruskan geliat sepak bola profesional yang telah berkembang di Kalimantan Tengah.
“Meneruskan Kalteng Putra, bukan menggantikan Kalteng Putra,” pungkas Eko. (Uni/Red)




