PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Tengah menggelar Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Tahun 2025 yang dirangkaikan dengan Launching Program Mahasiswa Entrepreneur “MATANG” Miliarder Huma Betang di Palangka Raya. Kegiatan ini dihadiri oleh para pengusaha, pemerintah daerah, akademisi, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memperkuat sinergi dalam pembangunan ekonomi di Kalimantan Tengah.
Ketua Umum KADIN Kalimantan Tengah, Rahmat Nasution Hamka, dalam sambutannya, menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan generasi muda untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kalimantan Tengah.
“Rapimprov ini adalah momentum strategis untuk merumuskan langkah-langkah konkret dalam menghadapi tantangan ekonomi daerah. Kami juga sangat bangga meluncurkan Program Mahasiswa Entrepreneur ‘MATANG’ Miliarder Huma Betang, yang bertujuan mencetak generasi muda Kalimantan Tengah yang kreatif, inovatif, dan mandiri. Dengan semangat Huma Betang, kami yakin program ini dapat menjadi solusi dalam menciptakan wirausaha muda yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional,” ujar Rahmat.
Program “MATANG” ini merupakan inisiatif KADIN Kalimantan Tengah untuk memberikan pelatihan, pendampingan, dan akses jejaring bisnis kepada mahasiswa di berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Tengah yang sejalan dengan Visi Misi Gubernur Kalimantan Tengah yaitu Menciptakan 300 Milliarder Muda di Kalimantan Tengah. Program ini diharapkan dapat menjadi katalisator lahirnya generasi wirausaha muda yang mampu mendukung perekonomian daerah.
Ketua Umum KADIN Indonesia, yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Korwil Kalimantan, Andi Yusmin Patawari, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah KADIN Kalimantan Tengah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan.
“KADIN Kalimantan Tengah telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM dan generasi muda. Program ‘MATANG’ ini adalah wujud nyata dari upaya KADIN untuk mencetak wirausaha muda yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat. Kami berharap program ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain,” kata Andi Yusmin.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, dalam pernyataannya saat membuka acara, menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.
“Kami sangat mengapresiasi peran KADIN Kalimantan Tengah sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Program ‘MATANG’ ini sejalan dengan visi pemerintah untuk menciptakan 300 Milliarder Muda di Kalimantan Tengah. Semoga kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Leonard.
Rapimprov KADIN Kalimantan Tengah Tahun 2025 akan berlangsung selama dua hari dari tanggal 22-23 Desember 2025, dengan agenda utama membahas strategi pengembangan dunia usaha, tantangan ekonomi daerah, serta peluang kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. Diharapkan, hasil dari Rapimprov ini dapat menjadi panduan strategis untuk memperkuat perekonomian Kalimantan Tengah di tahun-tahun mendatang. Hdk




