25.9 C
Palangkaraya
spot_img

Kalteng Percepat Swasembada Daging Lewat Integrasi Sapi Sawit dan Hilirisasi Ayam

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus mempercepat upaya mewujudkan swasembada daging melalui pengembangan Sistem Integrasi Sapi Sawit (SISKA) serta hilirisasi peternakan ayam yang terintegrasi. Langkah strategis ini dinilai mampu meningkatkan produksi protein hewani sekaligus menekan biaya usaha peternakan secara lebih efisien dan berkelanjutan.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, menjelaskan bahwa program SISKA menjadi solusi yang saling menguntungkan bagi perusahaan perkebunan kelapa sawit dan para peternak. Melalui sistem integrasi tersebut, limbah perkebunan sawit dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, sementara keberadaan sapi turut mendukung pengelolaan kebun sawit secara lebih optimal dan ramah lingkungan.

“Selain sapi, hilirisasi peternakan ayam juga menjadi fokus utama untuk memperkuat ketersediaan daging dan telur di daerah. Program ini diarahkan agar Kalteng mampu memenuhi kebutuhan protein secara mandiri,” katanya, Jumat (19/12/2025).

Ia menambahkan bahwa selain pengembangan sapi, hilirisasi peternakan ayam juga menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam memperkuat ketersediaan daging dan telur di Kalimantan Tengah. Program ini diarahkan agar daerah mampu memenuhi kebutuhan protein hewani secara mandiri, sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Pemprov Kalteng menilai bahwa upaya mencapai swasembada daging tidak semata-mata berkaitan dengan peningkatan populasi ternak. Lebih dari itu, efisiensi pada seluruh rantai produksi, mulai dari hulu hingga hilir, menjadi faktor penting. Oleh karena itu, integrasi antara sektor pertanian, peternakan, dan industri pengolahan dipandang sebagai kunci utama keberhasilan program tersebut.

Langkah percepatan ini juga sejalan dengan kebijakan nasional di bidang ketahanan pangan serta visi “Setiap Pulau Mandiri Protein” yang dicanangkan pemerintah pusat. Melalui program ini, Kalimantan Tengah diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pasokan daging dan produk peternakan dari luar daerah.

Ke depan, keberhasilan program swasembada daging tersebut sangat ditentukan oleh dukungan pemerintah pusat serta peran aktif pelaku usaha dan peternak lokal. Pemprov Kalteng menargetkan implementasi program ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan daerah, tetapi juga memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan peternak. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir