PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengalokasikan sekitar Rp400 miliar dari APBD untuk Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) yang menyasar 300.000 kepala keluarga (KK). Pengumuman itu disampaikan saat peluncuran KHBS di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (20/2/2026).
Agustiar Sabran menegaskan, skala program ini menjadi salah satu distribusi bantuan terbesar yang pernah dijalankan Pemprov. Serta meminta agar perangkat daerah, dan pemerintah kabupaten/kota mengawal penyaluran, agar tertib dan tepat sasaran.
“Program ini penting agar tepat sasaran. Tanpa kebersamaan, koordinasi, dan informasi yang baik, permasalahan di lapangan sulit diantisipasi. Saya minta semua pihak bersinergi dan mengawal pelaksanaannya,” tegasnya.
BACA JUGA : https://halodayak.com/wagub-lantik-pimpinan-baznas-kalteng-periode-2025-2030/
Agustiar menambahkan alokasi ratusan miliar rupiah tidak hanya sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai instrumen penguatan daya beli masyarakat. Pemerintah ingin memastikan anggaran berdampak langsung terhadap ekonomi keluarga penerima manfaat.
“Kita ingin bantuan ini betul-betul dirasakan masyarakat yang membutuhkan dan mampu memperkuat ekonomi keluarga secara berkelanjutan,” ujarnya.
Program KHBS mencakup bantuan biaya sekolah dan kuliah, iuran layanan kesehatan, pelatihan kerja berbasis kompetensi, serta dukungan bagi petani dan nelayan. Semua bantuan terintegrasi dalam satu sistem untuk memudahkan pengawasan dan pengendalian.
Pemprov Kalteng juga menggunakan sistem digital melalui mesin Electronic Data Capture (EDC) untuk pencairan bantuan. Sistem ini mencatat transaksi secara transparan, cepat, dan akuntabel sehingga meminimalkan potensi kesalahan maupun penyimpangan di lapangan. (San/Uni)




