PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Kebakaran hebat yang melanda kawasan padat penduduk di Jalan Dr Murjani, Kota Palangka Raya pada Selasa (10/3/2026) malam telah menghanguskan 20 bangunan terdiri dari 11 rumah dan enam barak. Akibatnya, lebih dari 130 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.
Pasca kejadian itu, Polresta Palangka Raya dan Polsek Pahandut mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan. Disaat yang bersamaan melakukan pendataan para korban dan saksi.
“Petugas segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya kebakaran untuk memastikan situasi tetap terkendali serta membantu proses penanganan di lapangan,” kata Kapolresta Palangka Raya Dedy Supriadi melalui Pamapta III SPKT Ipda M Abrar.

Abrar mengatakan, sejauh ini api diduga berasal dari salah satu rumah warga berinisial HER. Api yang dengan cepat membesar, kemudian merambat ke bangunan lain. Alhasil 11 rumah dan enam barak dilaporkan terbakar.
“Sebagian besar bangunan yang terdampak merupakan rumah berdinding kayu dan beratap seng sehingga api dengan cepat menyebar ke bangunan lainnya,” ungkapnya.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar. Sementara itu, beberapa warga yang rumahnya terdampak untuk sementara mengungsi di masjid maupun di rumah kerabat terdekat.
Di lokasi yang sama, Lurah Pahandut Ahmad Reza mengatakan, pihaknya masih fokus melakukan proses pemadaman serta pengamanan lokasi kejadian.
“Informasi awal dari warga hanya melihat api muncul di bagian depan rumah. Namun belum dapat dipastikan apakah karena arus listrik atau penyebab lainnya,” ucap Reza.
Menurut Reza, diperkirakan sementara lebih dari 20 unit rumah dilaporkan terbakar dalam peristiwa tersebut. Jika mengacu pada jumlah rumah yang terdampak, kebakaran itu diperkirakan mempengaruhi sekitar 40 kepala keluarga. (dik)




