PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Pengurus ORADO Kalimantan Tengah (Kalteng) memanfaatkan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), sebagai ajang strategis untuk menjaring atlet domino terbaik menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas).
Dari 14 kabupaten/kota, sebanyak 11 pengurus cabang (pengcab) sudah menggelar kejuaraan cabang (kejurcab) sebagai tahap seleksi. Karena itu, partisipasi masyarakat dalam setiap kejurcab terus meningkat.
Selain itu, tingginya animo tersebut menunjukkan olahraga domino di bawah naungan ORADO semakin berkembang di Kalteng. Bahkan, jumlah peserta di sejumlah daerah melampaui perkiraan panitia.
Namun demikian, panitia membatasi pelaksanaan kejurcab maksimal dua hari. Mereka juga membatasi peserta sekitar 50 tim agar sesuai dengan jadwal Kejurprov.
Meski begitu, minat masyarakat tetap tinggi. Akibatnya, sebagian calon peserta belum bisa ikut karena keterbatasan kuota dan waktu.
Ketua Pengprov ORADO Kalteng, Rusdi, menilai antusiasme ini sebagai sinyal kuat perkembangan domino di daerah. Ia menyebut kondisi ini sebagai indikator potensi besar ORADO di Kalteng.
“Ini menjadi indikator kuat bahwa ORADO memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Kalimantan Tengah,” ujarnya saat membuka Kejurprov di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Senin (13/4/2026).
Selanjutnya, Rusdi menegaskan Kejurprov tidak hanya berfokus pada kompetisi. Ia menilai ajang ini juga menjadi bagian dari pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga pembinaan dan harapan. Kami yakin atlet-atlet dari Kalimantan Tengah mampu menunjukkan prestasi terbaik di Kejurnas nanti,” tegasnya.
Oleh sebab itu, ORADO Kalteng menargetkan lahirnya atlet unggulan dari ajang ini. Mereka diharapkan mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus memperkuat posisi Kalteng dalam peta olahraga domino Indonesia. (San/Uni)




