24.6 C
Palangkaraya
Selasa, Juli 16, 2024
spot_img

Kepala Otorita IKN Optimis Bisa Cari Pengganti Softbank

HaloDayak.comJakarta – Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN), Bambang Susantono, mengatakan pihaknya saat ini tengah mencari investor lain untuk mendanai proyek pembangunan di sana. Bambang optimistis bisa mendapatkan pemodal besar untuk menggantikan SoftBank yang menyatakan mundur dari proyek tersebut.

Bambang menjelaskan, salah satu cara menarik investor dengan membuat struktur Otorita IKN yang memilki kredibelitas. Penyusunan para pejabat yang akan menjadi bawahannya itu saat ini sedang dilakukan bersama kementerian/lembaga lain.

“Dengan membangun struktur Otorita IKN yang baik, investor akan datang dengan sendirinya,” ujar Bambang dalam keterangannya, Jumat, 18 Maret 2022.

Bambang mengatakan, pihaknya juga melakukan konsultasi publik dalam pembentukan struktur Otorita IKN. Dengan cara tersebut, Bambang berharap pihaknya dapat menyerap aspirasi dari masyarakat.

Dia menjelaskan di dalam organisasi Otorita IKN nantinya akan ada penyelenggara pemerintahan sekaligus sebagai regulator, lalu badan usaha yang akan mengurusi pelaksanaan pembangunan dan menarik investor.

Dengan demikian, diharapkan pola-pola kerja sama antara pemerintah dengan swasta atau investasi swasta bisa berlangsung lebih dinamis. Bambang berharap, payung hukum berupa Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur soal organisasi yang dipimpinnya bisa segera terbit.

“Makin kita memiliki satu governance yang baik, makin investor percaya bahwa kita punya kredibilitas dan tentunya nanti trust-nya akan terbangun,” kata Bambang.

Adapun investor atau mitra yang tengah pihaknya cari untuk pembangunan IKN, seperti institusi besar dari tingkat menengah atau investor yang kelasnya hanya pada satu sektor atau pada satu jenis tertentu. Ia mencontohkan misalnya investor dalam pendidikan, kesehatan, atau area komersil.

Softbank adalah salah satu perusahaan besar modal ventura asal Jepang. Mereka awalnya berencana berinvestasi senilai 100 miliar dolar Amerika dalam proyek IKN.

Pemerintah sempat menunjuk CEO Softbank Masayoshi Son sebagai Ketua Dewan Pengarah IKN. Akan tetapi, Masayoshi pun dipastikan tergusur dari jabatan itu setelah perusahaan pimpinannya mundur.

Pemerintah sebelumnya menyatakan membutuhkan dana Rp 110 triliun untuk proyek pembangunan IKN. Dana itu sebagian besar diantaranya akan berasal dari swasta dengan tujuan agar tidak menggerus APBN. Menteri Koordinasi Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyatakan bahwa pemerintah Arab Saudi dan Uni Emirat Arab berminat untuk berinvestasi di IKN. itr/kDS

Related Articles

Stay Connected

5,928FansSuka
11,200PengikutMengikuti
3,004PelangganBerlangganan

Latest Articles

You cannot copy content of this page