26.1 C
Palangkaraya
spot_img

Khofifah Tegaskan Tiga Pilar Harlah ke-80 Muslimat NU

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan tiga pilar Harlah ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yaitu merawat tradisi, menguatkan kemandirian, dan meneguhkan peradaban.

Khofifah menilai tradisi menjadi fondasi penting untuk menjaga identitas Islam moderat. Tradisi itu diwujudkan melalui amaliah Ahlussunnah wal Jamaah, seperti majelis taklim, selawat, dan tahlil.

“Tradisi ini harus dijaga. Nilainya memperkuat spiritual umat dan menjadi benteng di tengah perubahan zaman,” ujarnya, di Aula UIN Palangka Raya, Kamis (23/4/2026).

Ia menegaskan, kemandirian organisasi perlu dibangun melalui penguatan ekonomi umat. Upaya ini mencakup pengembangan koperasi dan program pemberdayaan keluarga. Menurut dia, kemandirian ekonomi memperkuat peran perempuan dalam menopang kesejahteraan rumah tangga dan organisasi.

“Muslimat NU harus menjadi motor penggerak ekonomi umat melalui semangat swadaya dan inovasi,” katanya.

Khofifah juga menyoroti peran Muslimat NU sebagai agen perdamaian. Ia menilai peran ini penting di tengah dinamika global yang kian kompleks.

“Kita berharap Indonesia tetap damai, aman, dan sejahtera. Mulai dari diri sendiri, keluarga, hingga lingkungan, kita bangun peradaban berlandaskan nilai kemanusiaan,” tandasnya. (San/Uni)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir