Legislator Kasriyani Serap Aspirasi Warga Desa Tarusan, dari Infrastruktur hingga Budaya

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, Kasriyani, menyampaikan sejumlah aspirasi penting yang disuarakan oleh masyarakat Desa Tarusan, Kecamatan Dusun Utara, Kabupaten Barito Selatan. Hal ini diungkapkannya saat bertindak sebagai juru bicara Dapil IV yang meliputi wilayah Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, dan Murung Raya.

Menurut Kasriyani, warga Desa Tarusan mengharapkan perhatian serius dari pemerintah terhadap pembangunan infrastruktur dasar yang benar-benar menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Salah satu permintaan utama adalah pembangunan akses jalan sepanjang 300 meter menuju SMA Tarusan. Ini sangat penting agar pelajar lebih mudah mencapai sekolah. Di samping itu, masyarakat juga mengusulkan perbaikan atap Masjid Tarusan serta pemasangan lampu penerangan jalan untuk menunjang keamanan dan kenyamanan lingkungan di malam hari,” ujar Kasriyani, Senin (22/9/2025).

Tak hanya itu, warga juga menyampaikan harapan adanya pembangunan jalan baru guna meningkatkan konektivitas antarwilayah. Bahkan, mereka mengajukan permohonan Hak Pengelolaan Lahan (HPL) seluas 500 hektare di kawasan Blongko, yang direncanakan menjadi lokasi pencetakan sawah baru dalam rangka mendukung ketahanan pangan daerah.

Kasriyani juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas jalan dari Reong menuju Tarusan merupakan harapan besar masyarakat. Jalan ini menjadi jalur vital untuk mengangkut hasil pertanian warga.

“Jika jalan ini diperbaiki, tentu mobilitas petani lebih lancar, distribusi hasil panen lebih cepat, dan nilai ekonomi produk pertanian bisa meningkat,” jelasnya.

Selain infrastruktur, warga juga menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi tanah longsor di sekitar RT 1 Desa Tarusan. Mereka berharap ada langkah tanggap dari pemerintah untuk mengantisipasi dampak yang bisa mengancam keselamatan pemukiman.

“Longsor di wilayah tersebut cukup meresahkan. Maka diperlukan penanganan segera sebelum situasinya makin memburuk,” imbuh Kasriyani.

Menariknya, aspirasi masyarakat tidak hanya terbatas pada pembangunan fisik. Mereka juga mengajukan permintaan dukungan untuk pengembangan Sanggar Seni Wayang di desa sebagai bentuk pelestarian budaya lokal.

“Budaya adalah identitas kita bersama. Aspirasi ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga warisan seni leluhur di tengah pesatnya perkembangan zaman,” tutup Kasriyani.(Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir