23.4 C
Palangkaraya
spot_img

MBG Kemala Polres Gumas Jangkau 2.657 Penerima, Perkuat Gizi Pelajar dan Kelompok Rentan

KUALA KURUN, HALODAYAK.COM–Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kemala Presisi II Polres Gunung Mas (Gumas) terus menunjukkan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat. Sejak diluncurkan pada 17 Juli 2025, program ini telah menjangkau 2.657 penerima manfaat hingga Januari 2026.

Program yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari tersebut menyasar pelajar serta kelompok rentan sebagai prioritas utama. Distribusi dilakukan rutin dan terukur guna memastikan manfaat dirasakan secara berkelanjutan.

Pelaksanaan MBG Kemala Presisi II diawasi langsung Kepala SPPG Haikal Fikri bersama Ahli Gizi SPPG Nesa Theresia. Setiap menu disusun berdasarkan standar gizi seimbang untuk menjamin kualitas asupan makanan bagi para penerima.

Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo menegaskan, program ini tidak bersifat seremonial semata. “Konsistensi adalah kunci. Polres Gumas berkomitmen memastikan pelajar dan kelompok rentan mendapatkan asupan gizi yang layak sebagai investasi jangka panjang menuju generasi emas,” ujarnya, Jumat (9/1/2026).

Menurut Kapolres, keberlanjutan MBG Kemala Presisi II merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program strategis nasional, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Keberhasilan program juga ditopang pemantauan rutin kondisi kesehatan siswa dan balita penerima manfaat. Sinergi Polri, tenaga ahli gizi, serta instansi pendidikan di tujuh sekolah mitra memastikan pendistribusian makanan bergizi berjalan tepat sasaran setiap hari.

Selain pelajar, MBG Kemala Presisi II juga menyentuh anak usia dini dan kelompok rentan. Tercatat 93 anak TK Pembina Kuala Kurun, 114 balita, 26 ibu menyusui, dan 10 ibu hamil menerima manfaat, termasuk 191 tenaga pendidik.

Data terakhir menunjukkan penerima terbanyak berasal dari pelajar SMA/SMK/MA sebanyak 1.403 orang di SMAN 1 Kurun, SMKN 1 Kurun, MA Nurul Yaqin, dan SMA Katolik. Sementara pelajar SMP/MTs tercatat 820 orang dari SMPN 1 Kurun dan MTs Nurul Yaqin, menjadikan program ini salah satu model pengelolaan gizi terpadu berbasis kemitraan Polri dan masyarakat.(Had/Hdk)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir