23.6 C
Palangkaraya
spot_img

Mendagri: Indonesia 5 Besar Penghasil Sampah Dunia, Pengelolaan Harus Jadi Wake Up Call

JAKARTA, HALODAYAK.COM – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, mengingatkan bahwa Indonesia saat ini masuk lima besar negara penghasil sampah terbesar di dunia. Indonesia juga menempati posisi ketiga sebagai penyumbang sampah plastik ke laut.

Pasalnya, kondisi tersebut tidak boleh dianggap biasa dan harus menjadi momentum evaluasi serius. “Saya hanya ingin menambahkan beberapa data agar acara ini tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar menjadi wake up call yang kesekian kali,” ujarnya,di Gedung Balai Kartini, Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Menurut Mendagri, persoalan sampah bukan hanya menyangkut kebersihan lingkungan, tetapi juga berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Di sisi lain, sampah memiliki nilai ekonomi jika dikelola secara tepat dan terintegrasi.

Ia menjelaskan, strategi pengelolaan sampah terbagi dalam tiga pendekatan, yakni berbasis hulu, berbasis hilir, dan integratif. Pendekatan hulu menekankan pengurangan sampah dari sumbernya, mulai dari rumah tangga hingga tingkat desa.

“Pendekatan berbasis hulu dimulai dari lingkungan rumah tangga. Setiap rumah tangga, RT, RW, hingga desa harus bergerak melakukan reduce atau pengurangan sampah sejak awal, serta mengolah sampah di lingkungan masing-masing,” terangnya.

Mendagri mencontohkan sejumlah daerah seperti Banyuwangi, Klungkung, dan Subang yang berhasil menerapkan pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui pemilahan sejak awal. Praktik tersebut terbukti mampu menekan volume sampah yang masuk ke tempat pemrosesan akhir (TPA). (Uni/Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir