23.6 C
Palangkaraya
spot_img

Mendagri: Pascabencana Aceh Tamiang Jadi Laboratorium Ilmu Pemerintahan

ACEH TAMIANG, HALODAYAK.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa penugasan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang tidak hanya berfokus pada misi kemanusiaan. Menurutnya, penugasan tersebut juga menjadi praktik langsung penerapan ilmu pemerintahan bagi Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri.

Tito Karnavian yang juga menjabat sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menyebut Aceh Tamiang sebagai salah satu daerah terdampak terparah akibat banjir dan longsor.

Ia menjelaskan bahwa kondisi geografis Aceh Tamiang berada di dataran rendah dan dilalui sungai besar. Akibatnya, daerah ini menerima limpahan air dari wilayah hulu. Bencana tersebut menimbulkan kerusakan luas hingga ke kompleks perkantoran pemerintah.

“Adik-adik mempraktikkan langsung ilmu pemerintahan. Tidak semua angkatan, baik sebelumnya maupun ke depan, akan mengalami pengalaman seperti ini,” kata Tito saat Apel Pemulangan Personel Satgas Percepatan Aktivasi Pemerintah dan Pelayanan Publik Kemendagri Gelombang I di Kompleks Perkantoran Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, Selasa (3/2/2026).

Tito menegaskan bahwa indikator utama keberhasilan pemulihan pascabencana terletak pada berfungsinya kembali pemerintahan dan layanan publik. Ia menilai pemerintahan harus kembali berjalan agar pemulihan sektor lain dapat menyusul.

Menurutnya, pemulihan tersebut mencakup operasional kantor pemerintahan, akses jalan, layanan kesehatan dan pendidikan, rumah ibadah, listrik, komunikasi, distribusi BBM dan elpiji, serta aktivitas ekonomi masyarakat.

“Indikator terpenting adalah apakah pemerintahnya berjalan atau tidak. Pemerintahan menjadi pusat pengambilan keputusan dan kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.

Selama satu bulan terakhir, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan Satgas Kemendagri menunjukkan hasil nyata. Tim gabungan berhasil membersihkan sejumlah kantor pemerintahan yang sebelumnya tertutup lumpur.

Beberapa fasilitas pemerintahan kini mulai beroperasi kembali secara bertahap. Tito menilai pemulihan fisik tersebut turut berdampak pada pemulihan psikologis ASN.

“Kami fokus memulihkan kantor pemerintahan sekaligus membangkitkan semangat ASN agar kembali bekerja dan melayani masyarakat,” tegasnya. (Uni/Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir