23.6 C
Palangkaraya
spot_img

Mudik Nataru, Dinkes Kalteng Siagakan 132 Pos Kesehatan di Jalur dan Pusat Keramaian

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan sebanyak 132 pos kesehatan guna menunjang keamanan, kenyamanan, dan keselamatan masyarakat selama arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ratusan pos kesehatan tersebut disebar di sepanjang jalur mudik, pos pelayanan terpadu, hingga berbagai titik keramaian yang ada di wilayah Kalimantan Tengah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, mengatakan bahwa ratusan pos tersebut terdiri atas pos statis, pos mobile, serta pos kesehatan yang berada di lokasi-lokasi keramaian. Selain itu, kesiapan juga diperkuat dengan dukungan rumah sakit yang berada di sepanjang jalur mudik.

“Total ada 132 pos yang kita siapkan, meliputi pos statis, pos mobile, dan pos di area keramaian. Di dalamnya terdapat pos kesehatan dan dukungan rumah sakit, khususnya di jalur mudik,” ungkapnya saat diwawancarai awak media usai menghadiri kegiatan di Istana Isen Mulang, Selasa (22/12/2025) malam.

Ia menambahkan, setiap pos kesehatan akan dijaga oleh tenaga medis yang terdiri dari satu orang dokter dan dua orang perawat. Para petugas kesehatan tersebut ditempatkan bersama petugas dari Dinas Perhubungan dan Kepolisian guna memperkuat koordinasi dan pelayanan di lapangan.

“Dalam setiap tim ada satu dokter dan dua perawat. Mereka bertugas di pos yang sama dengan petugas Dinas Perhubungan serta kepolisian,” jelasnya.

Suyuti menjelaskan bahwa pelayanan kesehatan di pos mudik lebih difokuskan pada penanganan kondisi darurat serta keluhan akibat kelelahan selama perjalanan. Berdasarkan pengalaman pada arus mudik sebelumnya, keluhan yang paling sering dialami oleh pemudik adalah kelelahan dan meningkatnya tekanan darah.

“Berdasarkan pengalaman mudik Idulfitri lalu, mayoritas pemudik mengalami kelelahan dan tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, kami mengantisipasi kondisi-kondisi tersebut,” ujarnya.

Selain pos terpadu yang berkolaborasi dengan kepolisian, Dinas Kesehatan juga mengaktifkan pos statis berupa Unit Gawat Darurat (UGD) puskesmas yang tetap beroperasi selama masa libur Nataru. Dari total 207 puskesmas yang ada di Kalimantan Tengah, sebanyak 90 puskesmas yang berada di jalur mudik diaktifkan, dengan tambahan dukungan dari rumah sakit dan pos mobile.

“UGD puskesmas tidak diperkenankan tutup selama libur Nataru. Dari 207 puskesmas, 90 di antaranya kita aktifkan di jalur mudik, sementara sisanya didukung oleh rumah sakit dan pos mobile,” terangnya.

Seluruh layanan kesehatan tersebut akan disiagakan selama 24 jam penuh sepanjang periode arus mudik dan arus balik Natal dan Tahun Baru di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Di samping kesiapan layanan medis, Dinas Kesehatan juga mengimbau para pemudik agar tetap menjaga kondisi fisik selama perjalanan. Para pengemudi diingatkan untuk beristirahat secara rutin guna menghindari kelelahan yang dapat meningkatkan risiko kecelakaan.

“Setiap dua jam berkendara sebaiknya berhenti untuk beristirahat. Jangan memaksakan diri, karena kelelahan sangat berbahaya,” imbaunya.

Ia juga mengingatkan agar pemudik tidak mengonsumsi obat-obatan yang dapat menimbulkan rasa kantuk, serta memastikan kebutuhan makan dan istirahat terpenuhi selama perjalanan.

“Pastikan tidak mengonsumsi obat yang menyebabkan kantuk, istirahat yang cukup, dan makan dengan baik. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” pungkasnya. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir