PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (KBNU) Kalimantan Tengah (Kalteng) telah sukses menyelenggarakan kegiatan Mujahadah Kemerdekaan sebagai bentuk peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia. Acara yang digelar dengan suasana penuh khidmat dan kekhusyukan ini berlangsung di Baitul Qur’an NU, Jalan Murjani, Palangka Raya.
Kegiatan dimulai dengan Salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan Salat Hajat dan pembacaan Sholawat Nariyah sebanyak 4.444 kali. Setelah itu, para peserta kembali menunaikan Salat Isya berjamaah. Acara kemudian diteruskan dengan Tausiah Kemerdekaan yang disampaikan oleh KH Guru Zainal Arifin, serta doa khusus untuk keselamatan dan kesejahteraan bangsa, khususnya Provinsi Kalimantan Tengah dan Kota Palangka Raya, yang dipimpin oleh Rais Syuriah PWNU Kalteng, KH Chairudin Halim.
Arjoni, selaku Ketua Panitia sekaligus Ketua PW GP Ansor Kalteng, menyampaikan bahwa Mujahadah Kemerdekaan ini merupakan bentuk rasa syukur atas kemerdekaan yang telah diraih bangsa Indonesia, sekaligus menjadi momentum untuk mendoakan kebaikan bagi negeri dan daerah.
“Ini bukan hanya wujud syukur atas nikmat kemerdekaan, tapi juga ajang spiritual untuk memanjatkan doa demi keselamatan bangsa, bumi Pancasila, serta Tanah Berkah Kalimantan Tengah agar senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan makmur,” ujarnya pada Rabu malam (20/8/2025).
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur KBNU yang telah berpartisipasi dan berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Semua elemen menunjukkan semangat kebersamaan dalam menyelenggarakan acara ini—baik dari GP Ansor dan Banser, Muslimat, Fatayat, PMII, hingga jajaran pengurus PWNU Kalteng dan PCNU Kota Palangka Raya,” tambah Arjoni.
Sementara itu, Ketua PWNU Kalimantan Tengah, HM Wahyudie F Dirun, memberikan sambutan positif terhadap pelaksanaan Mujahadah Kemerdekaan. Ia menilai kegiatan semacam ini mampu memperkuat ikatan solidaritas antarwarga NU di wilayah tersebut.
“KBNU harus terus menjaga kekompakan dan kebersamaan. Mengisi kemerdekaan bukan hanya dengan perayaan, tetapi juga dengan kegiatan yang memberikan dampak positif dan manfaat nyata bagi masyarakat. Mari kita semua ambil bagian aktif dalam proses pembangunan daerah,” pesannya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dan pemuka NU, di antaranya Plt Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H. Hasan Basri, Ketua Baznas Kalteng Mustain Khairami, Katib Suriyah PWNU KH Abdul Wahid Aha, tokoh senior NU KH Riduan Syahrani, H. Bambang Suryadi, Plt Rektor ITSNU Mukhlas Rozikin, Ketua Muslimat Hj Rahmaniar, Ketua Fatayat Hj Syaidah Suryani, Ketua PKC PMII Fikri Haikal, para ketua lembaga di lingkungan PWNU Kalteng, Ketua PCNU Kota Palangka Raya Ustadz Syahrun beserta jajarannya, serta para tokoh dan warga NU lainnya. (Uni/Vgs)




