Deklarasi Damai Huma Betang Siap Digelar
PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Organisasi Kepemudaan (OKP) Lintas Iman yang terdiri dari GP Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Katolik, GAMKI, dan PARADAH menggelar silaturahmi serta audiensi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kalimantan Tengah, Kamis (4/9/2025). Rombongan diterima langsung oleh Ketua FKUB Kalteng Prof. Bulkani bersama sejumlah pengurus.
Ketua PW GP Ansor Kalteng, Arjoni, menyampaikan bahwa silaturahmi ini digelar sebagai langkah nyata memperkuat peran pemuda lintas iman dalam menjaga harmoni antarumat beragama di Bumi Tambun Bungai.
“Pemuda lintas iman harus menjadi garda depan dalam merawat persatuan dan kerukunan. Kita hadir untuk memperkuat sinergi, mengawal persaudaraan, dan menjaga kedamaian di Kalimantan Tengah,” ujar Arjoni.
Selain itu, pertemuan ini juga membahas koordinasi terkait kegiatan Deklarasi Damai yang akan dilaksanakan oleh OKP Lintas Iman Provinsi Kalteng. Deklarasi tersebut diharapkan menjadi momentum bersama seluruh elemen pemuda untuk meneguhkan komitmen menjaga stabilitas sosial dan keberagaman di daerah.
Ketua FKUB Kalteng, Prof. Bulkani, mengapresiasi inisiatif tersebut dan menyatakan pentingnya peran generasi muda lintas agama dalam menciptakan suasana rukun dan harmonis.
“Kerukunan di Kalteng harus terus dirawat dan dijaga. Kehadiran OKP Lintas Iman ini menjadi bukti nyata bahwa pemuda punya peran sentral dalam menjaga kedamaian,” tegas Prof. Bulkani.
FKUB juga menyatakan dukungannya terhadap kegiatan Deklarasi Damai yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Menurut Prof. Bulkani, dukungan ini merupakan bentuk komitmen bersama antara tokoh agama dan pemuda untuk memperkuat semangat toleransi di Kalimantan Tengah.
Hadir pada kegiatan tersebut, Prof Chirtianus Uda, Walter S Penyang, Ustadz Syamsul Bahri dan Khusairi. Sementara OKP Lintas Iman hadir Ketua Umum DPP Paradah Fran Nando dan Ketua OKK Paradah, Sekretaris Pemuda Katolik Sunung, Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Kurniawan, Sekretaris GAMKI Christian, Ketua Satgas Deklarasi Damai Akhmad Rusdiyanoor. Hdk




