KUALA KURUN, HALODAYAK.COM–Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gunung Mas mengintensifkan patroli siber guna menjaga kondusivitas ruang digital di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas meningkatnya potensi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, serta berbagai bentuk kejahatan siber yang beredar melalui media sosial.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kasat Reskrim AKP Agung Wijaya Kusuma menegaskan bahwa patroli siber merupakan upaya preemtif dan preventif kepolisian dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif perkembangan teknologi informasi. Pemantauan dilakukan secara sistematis melalui ruang operasional khusus dengan dukungan personel yang terlatih.
“Patroli siber ini bukan sekadar pengawasan, tetapi wujud nyata kehadiran Polri untuk memastikan masyarakat tetap merasa aman dan nyaman saat beraktivitas di ruang digital,” ujar Agung, Rabu (4/3/2026).
Ia menjelaskan, sasaran patroli mencakup seluruh platform media sosial dan aplikasi percakapan yang berpotensi menjadi sarana penyebaran konten provokatif, disinformasi, maupun ujaran yang dapat memicu konflik sosial. Setiap temuan akan dianalisis untuk menentukan langkah hukum yang tepat sesuai ketentuan perundang-undangan.
Selain pemantauan, personel Satreskrim juga aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait etika berkomunikasi di dunia maya serta pentingnya literasi digital. Edukasi ini dinilai penting untuk menekan potensi pelanggaran hukum yang kerap terjadi akibat kurangnya pemahaman pengguna internet.
AKP Agung menegaskan, pihaknya tidak akan ragu menindak tegas setiap bentuk pelanggaran hukum di ruang siber apabila ditemukan unsur pidana. Namun demikian, pendekatan persuasif dan pembinaan tetap menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Hingga saat ini, situasi ruang digital di wilayah hukum Polres Gunung Mas terpantau aman dan kondusif tanpa adanya aktivitas menonjol. Satreskrim memastikan patroli siber akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari pelayanan prima kepolisian dalam menghadapi tantangan era transformasi digital.(Had/Hdk)




