PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Rahmat Nasution Hamka secara resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk Masa Bhakti 2025–2030. Prosesi pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal IPHI, Dr. H. Abidinsyah Siregar, DHSM, MBA, MKes, serta disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran.
Dalam sambutannya, Ketua PW IPHI Kalteng yang baru, Rahmat Nasution Hamka, menyampaikan komitmennya untuk membawa IPHI menjadi organisasi yang tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi para jamaah haji, tetapi juga mampu berperan aktif dalam pembinaan umat serta turut mendukung pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa kepengurusan IPHI ke depan akan dijalankan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, profesionalisme, serta membangun sinergi yang kuat bersama pemerintah daerah dan berbagai unsur masyarakat. Dengan demikian, program-program organisasi diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat luas.
“Kepengurusan IPHI ke depan akan dibangun dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, serta sinergi bersama pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat, agar program-program organisasi dapat berjalan berkelanjutan dan memberi manfaat nyata,” ujarnya saat menyampaikan sambutan di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (13/12/2025) malam.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran pengurus PW IPHI Kalteng yang baru saja dilantik. Ia berharap amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, serta dedikasi tinggi demi kemajuan organisasi.
“Semoga dapat menjalankan tugas dengan amanah dan penuh tanggung jawab, serta mampu membawa organisasi ini semakin maju dan bermanfaat bagi umat,” ucap Gubernur.
Menurutnya, keberhasilan sebuah organisasi tidak hanya ditentukan oleh struktur kepengurusan maupun program kerja yang disusun, tetapi sangat bergantung pada niat, tekad, kesadaran, serta kebersamaan seluruh pengurus dan anggotanya. Organisasi yang dibangun di atas nilai-nilai tersebut diyakini mampu mencapai tujuan secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, Gubernur mengajak IPHI Kalteng untuk terus memperkuat silaturahmi dan ukhuwah antarjamaah haji, sekaligus menjadikan IPHI sebagai wadah pemersatu yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.
“Melalui kebersamaan dan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan baik. Persatuan adalah kunci untuk membangun organisasi yang solid dan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia juga berharap hasil Musyawarah Wilayah IPHI tidak hanya berhenti sebagai dokumen formal semata, melainkan dapat diwujudkan dalam bentuk program kerja yang visioner, inklusif, dan menyentuh langsung kebutuhan umat, dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman serta kebangsaan. (Uni/Vgs)




