26.7 C
Palangkaraya
spot_img

Polres Gunung Mas Tancap Gas Wujudkan Swasembada Jagung, Gandeng Perbankan dan PBS Sawit

KUALA KURUN, HALODAYAK.COM-Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas terus memperkuat perannya dalam mendukung agenda nasional ketahanan pangan dengan menggandeng perbankan Himbara dan Perusahaan Besar Swasta (PBS) sektor perkebunan sawit. Komitmen ini diwujudkan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) strategis yang digelar di Aula Patriatama, Selasa (7/4/2026).

Rakor dibuka oleh Wakapolres Gunung Mas, Kompol Indras Purwoko, yang menegaskan bahwa Polri kini tidak hanya fokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga berperan aktif dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui program ketahanan pangan.

Indras menyampaikan, kolaborasi lintas sektor ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program “Asta Cita” Presiden RI, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan melalui penguatan komoditas jagung.

“Melalui pertemuan ini, kita ingin memastikan adanya penguatan sektor pertanian jagung sebagai bagian dari upaya bersama mendukung ketahanan pangan nasional,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Polres Gunung Mas akan melakukan pendampingan menyeluruh dari hulu hingga hilir. Peran Bhabinkamtibmas dan jajaran Polsek akan dioptimalkan untuk mengawal distribusi sarana produksi, proses budidaya, hingga pemasaran hasil panen petani.

Menurutnya, langkah ini diharapkan mampu mendorong Kabupaten Gunung Mas menjadi salah satu sentra produksi jagung yang dapat menopang kebutuhan pangan secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani lokal.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Gunung Mas, Baryen, menilai keterlibatan PBS dan perbankan menjadi faktor kunci keberhasilan program ini, terutama dalam penyediaan akses permodalan serta pemanfaatan lahan potensial.

“Jagung dipilih sebagai komoditas unggulan karena memiliki nilai ekonomis tinggi dan masa panen yang relatif singkat. Dukungan PBS juga memungkinkan optimalisasi lahan tidur maupun pola kemitraan dengan petani,” ujarnya.

Rakor ditutup dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan program di lapangan. Sinergi antara Polres Gunung Mas, pemerintah daerah, perbankan, dan sektor swasta diharapkan mampu menjadikan jagung sebagai pilar ekonomi baru yang berdaya saing di wilayah tersebut.(Had/Hdk)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir