Program PILAH : Membangun Generasi Peduli Lingkungan Lewat Pengelolaan Sampah di Gunung Mas

GUNUNG MAS, HALODAYAK.COM – Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kesadaran lingkungan sejak usia dini, PT SKS Listrik Kalimantan menyelenggarakan Program PILAH (Pintar Kelola Sampah Menjadi Manfaat). Kegiatan yang dilaksanakan pada 14 Juli 2026 ini berfokus di tiga lembaga pendidikan di Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, yaitu SDN Luwuk Langkuas, SMPN 1 Rungan, dan SMAN 1 Rungan. Program PILAH dirancang khusus untuk membangun pemahaman mendalam serta membentuk pola perilaku peserta didik dalam mengelola sampah secara bijak melalui penerapan prinsip Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

Pelaksanaan kegiatan ini didampingi secara langsung oleh Head of CSR PT SKS Listrik Kalimantan, Miranda Puspita Ramadhani, bersama jajaran tim Corporate Social Responsibility (CSR). Dalam kesempatan tersebut, beliau mengajak para peserta untuk menjadikan kebiasaan memilah sampah sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun rumah. Menurutnya, langkah sederhana dalam menjaga kebersihan lingkungan mampu memberikan dampak positif yang besar bagi kelestarian bumi di masa depan, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menanamkan budaya ramah lingkungan kepada generasi muda.

Sebanyak 170 pelajar dari SDN Luwuk Langkuas, SMPN 1 Rungan, dan SMAN 1 Rungan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Program ini dikemas dalam dua sesi pembelajaran interaktif yang masing-masing berdurasi 30 menit. Pendekatan edukasi dilakukan secara komprehensif melalui penyampaian materi, diskusi kelompok, demonstrasi, hingga praktik langsung pemilahan sampah agar para peserta dapat memahami konsep pengelolaan limbah secara konkret.

Materi yang disampaikan mencakup pengenalan jenis sampah organik dan anorganik, teknik pemilahan sampah dari skala rumah tangga, implementasi konsep 3R, pemanfaatan sampah organik menjadi kompos, hingga pengenalan mekanisme bank sampah. Selain itu, peserta dibekali pemahaman pentingnya tanggung jawab individu dalam menjaga kelestarian alam. Untuk mengukur efektivitas program secara objektif, PT SKS Listrik Kalimantan juga menggelar evaluasi melalui pre-test dan post-test guna memantau tingkat peningkatan pengetahuan para peserta sebelum dan sesudah kegiatan.

Melalui Program PILAH, para peserta tidak hanya memperoleh teori pengelolaan limbah, tetapi juga didorong untuk langsung menerapkan kebiasaan memilah sampah dari sumbernya serta memanfaatkan kembali barang bekas yang masih bernilai guna. Langkah ini diharapkan dapat menular ke lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar, sehingga mampu menciptakan budaya hidup bersih sekaligus menekan volume sampah yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Program PILAH merupakan wujud nyata kontribusi PT SKS Listrik Kalimantan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan melalui peningkatan literasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Lewat edukasi yang berkesinambungan, perusahaan berkomitmen melahirkan generasi muda yang peduli lingkungan dan siap menjadi agen perubahan (agent of change) demi terciptanya ekosistem yang bersih dan sehat.

Pelaksanaan kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 11 (Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim), serta Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perusahaan, pihak sekolah, pemerintah daerah, dan masyarakat lokal.(red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir