PW Ansor Kalteng Tekankan Kaderisasi Ahlussunah wal Jamaah
PANGKALAN BANTENG, HALODAYAK.COM – Puluhan calon kader Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, mengikuti Diklat Terpadu Dasar (DTD) yang digelar di Desa Sungai Pulau, Kecamatan Pangkalan Banteng, Sabtu (26/7/2025).
Kegiatan kaderisasi ini berlangsung di salah satu desa paling ujung di Kecamatan Pangkalan Banteng, dan dihadiri langsung oleh Ketua Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Kalimantan Tengah, Arjoni. Kehadiran Arjoni menjadi bentuk dukungan penuh terhadap proses penguatan kaderisasi di tingkat cabang.
Ketua PC GP Ansor Kobar, Masfauzi, menyebutkan bahwa para peserta DTD berasal dari beberapa desa di Kecamatan Pangkalan Banteng. Meski lokasi pelatihan cukup jauh dari pusat kabupaten, antusiasme peserta tetap tinggi mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Kader yang ikut DTD ini adalah pemuda-pemuda terbaik dari desa-desa di Kobar. Kami ingin mencetak kader militan yang siap menjaga ulama, bangsa, dan berkontribusi aktif untuk daerahnya,” ujar Masfauzi.
Sementara itu, Ketua PW GP Ansor Kalteng Arjoni menegaskan pentingnya proses kaderisasi sebagai pondasi utama organisasi. Ia mengatakan, pengkaderan yang berkelanjutan akan melahirkan kader-kader unggul yang memahami nilai-nilai Ahlussunah wal Jamaah dan membawa semangat Islam Rahmatan lil Alamin.
“DTD bukan sekadar pelatihan fisik dan disiplin, tetapi juga pembentukan karakter dan ideologi. Kami ingin kader Ansor dan Banser menjadi penyejuk di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah,” tegas Arjoni.
DTD Banser ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari dengan materi yang mencakup keaswajaan, kebangsaan, kedisiplinan, serta pelatihan lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program kaderisasi berkelanjutan GP Ansor Kobar untuk memperkuat kehadiran Ansor-Banser hingga ke tingkat desa terpencil. Hdk




