26.1 C
Palangkaraya
spot_img

Rakorda Bangga Kencana Kalteng: Tekan Stunting Lewat Intervensi Keluarga dan Sinergi Lintas Sektor

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Ketua TP PKK Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Kalimantan Tengah. Ia hadir bersama Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden.

Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mempercepat penurunan stunting. Komitmen ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Aisyah mengatakan, pemerintah menilai percepatan penurunan stunting sebagai investasi jangka panjang. Upaya ini diarahkan untuk membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.

“Percepatan penurunan stunting merupakan investasi jangka panjang dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan berkualitas,”ucapnya, di Aula Jayang Tingang, Rabu (29/4/2026).

Untuk itu, pemerintah terus memperkuat berbagai program intervensi berbasis keluarga. Program tersebut antara lain Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA), serta Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI).

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan platform digital untuk pendampingan keluarga. Upaya lain mencakup program pemberdayaan lansia (SIDAYA) serta Program Makan Bergizi Gratis bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (MBG 3B).

Di sisi lain, pemerintah menekankan peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di semua tingkatan. Tim ini berperan sebagai garda terdepan dalam mengawal implementasi program.

Lebih lanjut, TPPS juga bertugas memperkuat konvergensi program. Mereka sekaligus memastikan penggunaan data dan sistem pemantauan berjalan akurat serta berkelanjutan.

Menurut pemerintah, keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi lintas sektor. Selain itu, efektivitas koordinasi dan kualitas pelaksanaan di daerah juga menjadi faktor penentu.

“Rakorda ini tidak hanya menjadi forum koordinasi, tetapi juga wadah evaluasi. Penilaian dilakukan secara objektif, terukur, dan berbasis data sehingga mampu meningkatkan mutu perencanaan dan pengendalian program secara berkelanjutan,” pungkasnya. (Uni/Red)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir