PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Pembangunan Resimen Induk Komando Daerah Militer (Rindam) XXII/Tambun Bungai memasuki babak baru. Pemerintah menggelar penandatanganan nota kesepakatan hibah pembangunan Rindam XXII/TB.
Pembangunan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat pertahanan negara. Selain itu, proyek ini juga membuka peluang lebih besar bagi generasi muda Kalimantan Tengah menjadi prajurit TNI AD.
Penandatanganan hibah bertujuan mempercepat pembangunan sarana dan prasarana Rindam XXII/TB. Pemerintah juga ingin meningkatkan efisiensi anggaran melalui sinergi sipil dan pertahanan.
Zainul Arifin mengatakan pembangunan Rindam di Kalimantan Tengah menjadi langkah strategis. Langkah itu sejalan dengan rencana pembentukan Kodam di Kalimantan Selatan pada 2027.
“Penandatanganan nota kesepakatan ini menjadi momentum bersejarah dan strategis bagi Kodam XXII/Tambun Bungai dalam memperkuat pilar pertahanan negara sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah Kalimantan Tengah,” tegasnya, di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Menurut dia, keberadaan Rindam nantinya tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pelatihan prajurit TNI AD. Rindam juga akan membuka akses lebih luas bagi generasi muda Kalteng untuk mengikuti rekrutmen TNI.
Pangdam juga meminta seluruh pihak menjalankan pembangunan secara transparan, akuntabel, dan tepat waktu. Ia menekankan pentingnya menjaga kearifan lokal serta kelestarian lingkungan.
“Atas nama keluarga besar Kodam XXII/TB, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, pemerintah kabupaten dan kota, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap terwujudnya pembangunan Rindam ini,” ujarnya.
Sementara itu, Agustiar Sabran menilai penandatanganan hibah menjadi langkah strategis untuk memperkuat sinergi pemerintah daerah dan TNI.
Menurutnya, pembangunan Rindam XXII/TB tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara. Kehadiran Rindam juga menjadi ruang pembinaan generasi muda Kalimantan Tengah yang bercita-cita menjadi prajurit TNI.
“Kehadiran Rindam Tambun Bungai diharapkan membuka peluang lebih besar bagi putra-putri Kalimantan Tengah untuk mengabdikan diri sebagai prajurit TNI. Kita berharap ke depan semakin banyak perwira dan jenderal TNI lahir dari putra-putri terbaik Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (Uni/Red)




