KUALA KURUN, HALODAYAK.COM–Peristiwa tragis terjadi di Sungai Habaon, Desa Tumbang Habaon, Kecamatan Tewah, Kabupaten Gunung Mas. Seorang perempuan berinisial AS (63) ditemukan meninggal dunia setelah perahu yang ditumpanginya tertimpa pohon tumbang, Senin (5/1/2026) siang.
Jasad korban ditemukan mengapung di sungai sekitar 100 meter dari lokasi kejadian awal, sekitar pukul 12.00 WIB. Korban dievakuasi oleh tim gabungan pada hari kedua pencarian dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Peristiwa nahas itu bermula pada pagi hari saat korban bersama dua rekannya, Milka (49) dan Yunita (38), berangkat ke ladang menggunakan perahu menyusuri sungai. Saat di perjalanan, sebuah pohon besar di tepi sungai tiba-tiba tumbang dan menimpa perahu.
Akibat hantaman tersebut, perahu terbalik dan ketiganya tercebur ke sungai. Dua rekan korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai, sementara AS diduga tertimpa batang pohon dan terseret arus hingga tenggelam.
Mendapat laporan dari warga, jajaran Polsek Tewah bersama tim gabungan dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian dengan menyisir aliran sungai. Proses pencarian dilakukan menggunakan perahu kecil bermesin menyusuri arus sungai yang cukup deras.
Operasi pencarian dipimpin oleh Polsek Tewah di bawah kendali Aiptu Yanhu, melibatkan personel Koramil Tewah, BPBD, Damkar, keluarga korban, serta warga sekitar sebagai bentuk sinergi lintas sektoral dalam operasi kemanusiaan.
Kapolres Gunung Mas, AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Kapolsek Tewah Iptu Imam Maliki, menyampaikan duka mendalam atas musibah tersebut serta mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat.
Selain melakukan evakuasi, personel Polsek Tewah juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Polri mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di sungai, terutama pada kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menyebabkan pohon tumbang. Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk prosesi pemakaman. (Had/Hdk)




