HULU SUNGAI SELATAN, HALODAYAK.COM – Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan menutup program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Tahun Anggaran 2026. Satgas TMMD menuntaskan seluruh sasaran fisik dan nonfisik selama 30 hari pelaksanaan.
Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, memimpin upacara penutupan di Lapangan Lambung Mangkurat, Kecamatan Kandangan, Kamis (21/5/2026).
Panitia mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”. Unsur Forkopimda, pejabat TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga menghadiri kegiatan tersebut.
Kodim 1003/Hulu Sungai Selatan melaksanakan TMMD sejak 22 April hingga 21 Mei 2026. Program berlangsung di Dusun Asam Duhat, Desa Pantai Ulin, Kecamatan Simpur.
Satgas TMMD menyelesaikan semenisasi jalan sepanjang 1.000 meter. Personel juga merehabilitasi musala dan rumah tidak layak huni (RTLH).
Selain itu, Satgas membangun MCK, pos kamling, lapangan voli, serta sarana air bersih. Program ketahanan pangan juga menjadi bagian kegiatan TMMD tahun ini.
Satgas TMMD tidak hanya membangun infrastruktur. Personel juga menggelar berbagai kegiatan nonfisik untuk masyarakat.
Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan pertanian, sosialisasi rekrutmen TNI, dan edukasi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Satgas juga memberikan penyuluhan hukum dan bahaya narkoba.
Selain itu, personel mengadakan pengobatan gratis, donor darah, pelayanan KB, pasar murah, dan pembagian sembako.
Mayjen TNI Zainul Arifin membacakan pesan Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kasad mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan TMMD Ke-128.
“Keberhasilan TMMD merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan,” katanya.
Kasad menegaskan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. Program tersebut juga memperkuat semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mendukung ketahanan wilayah dan pembangunan nasional,” lanjutnya.
Dansatgas TMMD, Letkol Inf Ading Priyotantoko, menyerahkan hasil pekerjaan TMMD kepada Bupati Hulu Sungai Selatan, H. Syafrudin Noor.
Keduanya juga menandatangani berita acara sebagai simbol berakhirnya program TMMD di wilayah Kodim 1003/HSS.
Usai upacara, Pangdam bersama jajaran menyerahkan bantuan sembako. Mereka juga meninjau langsung lokasi sasaran TMMD.
Program TMMD terus menjadi instrumen strategis TNI untuk mempercepat pembangunan desa. Program itu juga memperkuat kedekatan prajurit dengan masyarakat. (Uni/Red)




