PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Yohanes Freddy Ering, menegaskan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kini menjadi tulang punggung pembangunan daerah. Pernyataan itu ia sampaikan menyusul berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
Freddy menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng beberapa waktu lalu. Maka daerah harus fokus mengoptimalkan potensi lokal agar APBD tetap sehat dan berdaya tahan.
“Perhatian pemerintah daerah dan DPRD terhadap PAD kini semakin besar. Sehingga PAD menjadi andalan utama dalam menopang pendapatan daerah,” katanya, ” Minggu (25/1/2026).
Lebih lanjut, Freddy menilai penguatan PAD merupakan konsekuensi langsung dari kebijakan fiskal nasional. Saat ini, kata dia, pemerintah pusat memangkas dana transfer ke daerah secara signifikan.
“Karena dana transfer pusat menurun drastis, daerah mau tidak mau harus mengoptimalkan PAD,” tegasnya.
Selain meningkatkan penerimaan, Freddy menilai pengelolaan PAD juga mencerminkan kemandirian daerah. Oleh karena itu, DPRD akan terus mendorong Bapenda menggali sumber PAD yang sah dan berkelanjutan.
Freddy berharap pemerintah daerah dan DPRD dapat menjaga sinergi. Karena kebijakan pendapatan harus adaptif, tidak membebani masyarakat, namun tetap mendukung pembangunan Kalteng ke depan. (Uni/Red)




