23.6 C
Palangkaraya
spot_img

Wagub: ASN Kalteng Saat Ini Memasuki Fase Penting Pembangunan

PALANGKA RAYA, HALODAYAK.COM – Suasana Aula Jayang Tingang, Lantai I Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), terasa khidmat pada Kamis (4/12/2025) malam ketika Wakil Gubernur Edy Pratowo menabuh katambung sebagai tanda dibukanya Rapat Koordinasi (Rakor) Pengembangan Kompetensi ASN se-Kalteng Tahun 2025. Momentum tersebut menegaskan keseriusan Pemerintah Provinsi dalam memperkuat kualitas aparatur di tengah persaingan antardaerah yang semakin kompetitif.

Wagub menegaskan bahwa Kalteng saat ini sedang memasuki fase penting pembangunan. Pengembangan kompetensi ASN bukan lagi sekadar formalitas, tetapi telah menjadi keharusan dalam politik pemerintahan daerah. Hanya melalui aparatur yang cerdas, terlatih, dan memiliki integritas, pelayanan publik dapat berjalan optimal dan program pembangunan mampu mencapai sasaran.

“Tahun 2026 dan seterusnya akan menjadi periode kompetitif, bukan tentang siapa yang terbesar, melainkan siapa yang paling siap. Sumber daya manusia, kapasitas birokrasi, dan pengetahuan menjadi modal yang jauh lebih berharga ketimbang bangunan fisik,” ujarnya.

Dalam arahannya, Wagub menyampaikan tiga poin utama untuk memperkuat pengembangan kompetensi ASN di seluruh daerah. Pertama, setiap daerah wajib menyusun peta kebutuhan kompetensi ASN yang akurat dan berbasis data, sehingga proses pengembangan kapasitas berjalan terarah. Kedua, diperlukan sinergi nyata antardaerah, mulai dari berbagi data, kurikulum, hingga tanggung jawab, agar tidak ada pihak yang berjalan sendiri. Ketiga, setiap pelatihan harus memiliki keterhubungan langsung dengan target pembangunan dan pelayanan publik, serta mampu memberikan dampak nyata terhadap kinerja organisasi.

Ia menegaskan bahwa persoalan birokrasi tidak terletak pada kurangnya jumlah pelatihan, melainkan pada lemahnya arah, indikator keberhasilan, dan keberlanjutan program. Karena itu, setiap kegiatan pelatihan harus disertai tindak lanjut, evaluasi, dan kontrol berkala agar anggaran yang digunakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Karena masa depan pembangunan Kalteng akan sangat ditentukan oleh kualitas manusia yang bekerja di dalamnya. Aparatur harus matang secara kepemimpinan, kuat secara integritas, dan unggul secara teknis. Investasi terbesar kita hari ini adalah manusia, karena hasilnya akan kita petik bertahun-tahun ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalteng, Nunu Andriani Edy Pratowo, menambahkan bahwa Rakor yang berlangsung hingga 5 Desember 2025 tersebut diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai perangkat daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

“Kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi untuk menyamakan arah, memperkuat kolaborasi, serta memastikan bahwa peningkatan kompetensi ASN berjalan sejalan dengan visi Kalteng untuk menjadi daerah yang maju dan bermartabat,” pungkasnya. (Uni/Vgs)

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ikuti kami di

5,928FansSuka
11,220PengikutMengikuti
3,002PelangganBerlangganan

berita terakhir